Marak Starup, UI Hadirkan Program Studi Bisnis Kreatif

DEPOK – Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) meluncurkan Program Studi Bisnis Kreatif untuk jenjang Sarjana Terapan (D4) di Semester Gasal 2021/2020 yang akan datang. Mahasiswa pada program studi itu akan mempelajari mata kuliah dengan metode problem-solving based innovation dan cara mengimplementasikan sebuah proyek bisnis.

Nantinya, lulusan Prodi Bisnis Kreatif diharapkan memiliki kompetensi untuk menjadi perencana inovasi bisnis, konsultan pemetaan potensi, maupun pelaku usaha bisnis kreatif berbasis inovasi dan teknologi.

“Mereka merupakan generasi Z yang diharapkan dapat menciptakan usaha-usaha rintisan yang mumpuni guna memenuhi kebutuhan industri kreatif,” kata Prof Dr Ir Sigit Pranowo Hadiwardoyo, DEA (26/1 2021).

“Para pengajar di program studi tersebut adalah praktisi yang berpengalaman di bidangnya. Kami berharap para lulusan siap memasuki pasar kerja. Mereka juga didorong menciptakan lapangan pekerjaan” tegas Prof Sigit yang juga sebagai Direktur Program Pendidikan Vokasi UI tersebut.

Ketua Program Studi Bisnis Kreatif Deni Danial Kesa, MBA, PhD mengatakan, industri kreatif memiliki potensi yang sangat besar.  Ini disebabkan besarnya peluang pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu yang diperoleh melalui cara mengeksplorasi daya kreasi dan daya cipta individu/kelompok tersebut.

“Mahasiswa mempelajari cara membentuk Perusahaan Rintisan (startup), membangun pasar, menganalisis strategi pemasaran, proses negosiasi, sampai dengan menyediakan sumber daya yang memiliki keterampilan tinggi,” papar Deni.

Bisnis Perusahaan Rintisan pada industri kreatif yang menjadi tren di Indonesia berkembang pesat dan banyak diminati kaum milenial. Startup Ranking mencatat, Indonesia menempati urutan ke-lima di dunia dengan jumlah perusahaan rintisan terbanyak, yakni 2.193 perusahaan rintisan pada 2019, di bawah Amerika Serikat, India, Inggris Raya, dan Kanada.

Sejak 2016, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencanangkan program ekonomi kreatif dalam berbagai sektor antara lain Pengembang Permainan, Arsitektur, Desain Interior, Musik, Seni Rupa, Desain Produk,Fashion, Kuliner, Film, Animasi dan Video, Fotografi, Desain Komunikasi Visual, Televisi dan Radio, Kriya, Periklanan, Seni Pertunjukan, Penerbitan dan Aplikasi.(****)

Leave a Reply

Your email address will not be published.