Tawarkan Solusi Atasi Konflik Kraton Solo

SOLO – Raja Kraton Surakarta PB XIII masih saja berkonflik dengan Pimpinan Lembaga Dewan Adat (LDA) GKR Moertiyah Wandansari yang didukung keturunan PB 2 hingga PB XI.

Untuk mengatasinya, negara perlu hadir, sehingga konflik yang berkepanjangan segera selesai. Selain itu, agar ontran-ontran di Kraton Kasunanan Surakarta cepat tuntas, diperlukan figur yang disegani, dan dipercaya kedua kubu yang bertikai.

“Kalau hanya diserahkan pada keluarga inti sementara tidak ada yang melerai, itu pengulangan yang gagal telah dicoba sebelumnya,” ungkap Budayawan dari UNS Prof. Andrik Purwasito, Senin (15/02/2021).

Andrik yang juga guru besar FISIP UNS ini menambahkan, perlu juga melibatkan akademisi dari UNS atau UGM yang disebut Royal Academic. Nantinya, mereka berperan menterjemahkan bahasa langit ke bahasa operasioanal, untuk mengurai konflik yang sudah 17 tahun tidak selesai.

Senada, Kepala Pusat Unggulan Iptek (PUI) Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Sahid Teguh Widodo menegaskan, ada kemungkinan bisa menyatukan kembali dua kubu yang bertikai di Kraton Kasunanan Surakarta tersebut.

Menurut Sahid, upaya resolusi konflik atau islah kekeluargaan harus paripurna dan holistic.

Ojo nggugu karepe dewe, seperti yang pernah terjadi saat dilakukan upaya islah yang diinisiasi Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono (saat itu), hingga dua watimpres Jendral Purn Subagyo HS dan Jendral Purn Wiranto,” papar Sahid.

Sahib mendukung ide pelibatan royal academic atau para winasis dari UNS dan UGM, yang tentu saja dipercaya kedua belah kubu.

“Dimensi yang diurai bukan hanya aspek kesejarahan saja, namun kompleks. Ada aspek ekonomi, terkait putra-putra PB XII sebagian tidak memiliki penghasilan tetap. Selain itu aspek budaya selain sejarah yg membuat 32 putra PB XII tidak rukun dan mengerucut dua kubu itu,” tegas Ketua Javanologi UNS tersebut.(****)

Leave a Reply

Your email address will not be published.