Peduli Lingkungan, PT SGM Manfaatkan Boiler Biomassa

67 Tahun Peran Sarihusada Penuhi Nutrisi Untuk Negeri  

KLATEN – Dalam produksinya, PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM) biasa disebut Sarihusada PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM) biasa disebut Sarihusada memanfaatkan Boiler Biomassa sebagai alternatif teknologi ramah lingkungan. Energi yang dihasilkan berasal dari sumber alami yang dapat diperbarui. Yakni, dari unsur biologis seperti organisme mati ataupun tanaman hidup.

Menurut Plant Manager Factory PT SGM (Sarihusada Prambanan) Joko Yulianto, pilihan tersebut dikarenakan Sarihusada memiliki komitmen merealisasikan ambisi tersebut sekaligus mendukung upaya pemerintah Indonesia meningkatkan bauran energi terbarukan sebesar 23% pada 2025.

Selain itu, selama pandemi Covid-19, Sarihusada memastikan keamanan produk dan keselamatan kerja para karyawan menjadi hal utama. 

“Kami memastikan kesehatan karyawan dan higienitas di lingkungan bekerja. Protokol kerja dilakukan dan juga sudah melaksanakan vaksin gotong royong bagi karyawan,” tegas Joko, Sabtu ini (14/08/2021).

Pada usia ke-67 tahun 2021 ini, PT SGMyang kini bagian dari Danone Specialized Nutrition di Indonesia, juga memberikan bantuan donasi 30 ribu produk hidrasi sehat dan 5 ribu APD (Alat Pelindung Diri) yang sudah diserahkan pada 13 Mei 2020. Sejumlah bantuan didistribusikan ke-67 Fasilitas kesehatan di 28 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

Khusus Klaten, Sarihusada membagikan 10 ribu tempe dan produk yoghurt selama pandemi pada tahun 2020.

“Produk tersebut hasil dari dampingan Program Keberlanjutan Sarihusada. Dibagikan pada Panti Asuhan dan Kelompok rentan di Yogyakarta, Klaten, dan Solo Raya,” paparnya.

Sementara itu, Plant Manager Sarihusada Yogya Factory Arif Sosiawan menjelaskan, sejak 2020 Sarihusada merespons situasi pandemi dengan penyediaan APD bagi tenaga Kesehatan di Yogyakarta, penyaluran hand sanitizer, masker, dan desinfektan bagi masyarakat sekitar pabrik.

Sarihusada juga mendukung vaksinasi bagi ribuan lansia. “Di mana dilakukan bersama Universitas Gadjah Mada, dengan Siloam Hospitals Yogyakarta, dan Lippo Plaza Yogyakarta pada bulan Maret 2021,” kata Arif.

Berikutnya, dilakukan vaksinasi bagi pelaku pariwisata di sentra vaksinasi yang diadakan bersama GoJek dan Halodoc di kawasan Candi Prambanan Yogyakarta. Terakhir, pekan lalu juga dilaksanaan vaksinasi massal bagi penyandang disabilitas di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Seperti diketahui, Sarihusada lahir menjelang pertengahan dekade 50-an, saat Pemerintah Indonesia dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) berinisiatif mengembangkan program khusus untuk menunjang kecukupan protein nasional.Kemdian, tahun 1954 direalisasikan pendirian NV Saridele, yang dalam perjalanannya menjadi Sarihusada. Sesuai fungsinya, NV Saridele lantas memelopori pengembangan produk-produk nutrisi dan kaya protein bagi rakyat Indonesia.(****)

Leave a Reply

Your email address will not be published.