Tahun 2021, Penjualan CPO dan Intisawit PTPN VI Lampaui Target Perusahaan

JAMBI – Tahun ini, merupakan momen terbaik penjualan CPO (Crude Palm Oil) dan PK (Palm Karnel). Indikasinya, target penjualan CPO dan intisawit (PK) PTPN VI hingga bulan buku November 2021 melampaui target Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2021. Tahun ini, harga CPO bisa tembus hinga Rp 14.950,-/kilogram dan PK tembus mencapai Rp 11.826,-/kilogram.

Kepala Bagian Pengadaan & TI PTPN VI Jambi Taufik Pulungan Taufik Pulungan mengatakan, tren penjualan CPO PTPN VI tahun ini memang berada pada waktu terbaik, dan semua itu memicu penjualan CPO perusahaan PTPN VI Jambi. Bahkan, pada BUMN ini, penjualan mampu melampaui target RKAP s/d bulan buku November 2021.

Menurutnya, capaian tersebut, jika di lihat dari sisi volume sampai dengan November 2021, melebihi target mencapai 1,23 persen dari RKAP tahun 2021.

“Jadi RKAP s/d November 2021, dari volume-nya di minta 162.707.000 kilogram yang dibebankan pada tahun 2021, sampai dengan November lalu, realisasinya mencapai 164.716.330 kilogram. Kita di atas RKAP sebesar 1,23 persen,” paparnya.

Selanjutnya, lanjut Taufik, jika dilihat dari sisi harga jual CPO Rp 7.500 per kilogram, sampai November 2021, harga jual tembus mencapai Rp 10.803,03 per kilogram.
Begitupun untuk penjualan PK volume s/d November 2021 sudah di atas RKAP 2021 sebesar 5,21%.

“Artinya, kita sudah diatas target, kalau dilihat dari sisi harga. Dengan adanya peningkatan dari sisi volume, kita pun mendapatkan harga terbaik atau moment harga yang terbaik. Semua itu didukung harga pasar sawit saat ini,” tegasnya.

Ditambahkan, capaian tersebut juga didukung kinerja seluruh lapisan insan PTPN VI yang maksimal dan solid meningkatkan konsistenitas dan komitmen terhadap hasil produksi perusahaan. Beruntungnya, para pembeli juga percaya dan bertahan membeli hasil produk PTPN VI.

Menurutnya, dari dulu hingga kini, PTPN VI selalu konsisten terhadap hasil produksinya. Ini termasuk kinerja pegawai di lapangan hingga bagian lainnya yang konsisten dan terjaga baik.

“Tenaga pemanen pun, oleh perusahaan juga diperhatikan. Kami siapkan fasilitas tempat tinggal, transportasi bagi anak sekolah juga kita siapkan. Dengan begitu, mereka pun maksimal dalam menggali produksi perkebunan kita. Hal sama juga dilakukan pada semua bidang. Intinya, kita selalu berkomunikasi dengan baik,” katanya.(****)

Leave a Reply

Your email address will not be published.