Siap Jual Saham Perdana, SICO Dihargai Rp 190 – 230 per Saham

JAKARTA – PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) bersiap menggelar initial public offering (IPO). Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp 190 – Rp 230 per saham. Untuk penawaran awal, SICO memulai pada 15-18 Maret 2022. Sedangkan rencana penawaran umum  dilaksanakan pada 31 Maret-5 April 2022.

Rencananya, perseroan bakal melepas 270 juta saham dengan nilai nominal Rp 50 setiap saham atau sebanyak-banyaknya 29,67% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. Jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak-banyaknya Rp 62,1 miliar.

Secara bersamaan, perseroan juga menerbitkan 27 juta waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sekitar 4,22% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana saham disampaikan.

Adapun yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek adalah PT NH Korindo Sekuritas Indonesia. Perusahaan sekuritas berkode broker XA ini  bertindak sebagai menjamin seluruh penawaran saham secara kesanggupan penuh.

Seluruh dana yang diperoleh hasil penawaran umum perdana saham ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek akan digunakan untuk pembayaran utang bank sebesar 16% kepada PT Bank KEB Hana Indonesia, pengembangan usaha perseroan sebesar 51%, dan modal kerja sebesar sebesar 33%.

Seperti diketahui, PT Sigma Energy Compressindo Tbk merupakan perusahaan swasta nasional yang didirikan tahun 2007. Bidang usahanya adalah jasa penyewaan alat-alat untuk monetisasi minyak dan gas suar bakar dengan menggunakan teknologi kompresi untuk penurunan emisi gas rumah kaca.

Saat ini, perseroan adalah pemimpin pasar dalam menyediakan layanan mini gas kompresor untuk memonetisasi gas suar bakar dan mengoptimalkan produksi migas pada sumur-sumur marjinal serta yang berkontribusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dengan cara menangkap hingga 1.500 MMSCF gas suar bakar per tahun senilai sekitar US$ 12,5 juta.

Perseroan telah memenuhi standar international dan berpengalaman dengan perusahaan migas besar di seluruh Indonesia. Tahun 2017, perseroan memulai cabang usaha baru yang bergerak di bidang pengoperasian SPBU di bawah PT Sigma Niaga Gas. Bersama Shell, proyek pertama dimulai di tempat yang strategis, seperti di Kawasan Soewarna Bussiness Park area Bandara International Soekarno Hatta.(****)

Leave a Reply

Your email address will not be published.