Dampingi Pelaku UMKM agar Melek Digitalisasi, UMY Kerja Sama dengan Iwapi Bantul

YOGYAKARTA –Pelatihan penggunaan digital bagi anggota DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Bantul diadakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Hasil kolaborasi tersebut merupakan tindaklanjut kesepakatan antara UMY dengan dengan DPC Iwapi Bantul yang akan terus memberikan pendampingan dan pelatihan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Iwapi.

Pelatihan sendiri diadakan di Pendapa Saka Tembi Jalan Yogya- Parangtritis Sewon Bantul, Jumat (25/03/2022). Kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang wajib diselenggarakan para dosen di UMY.

Kepala Program Studi (Kaprodi) Doktor Manajemen UMY Dr Ika Nurul Qomari SE MSi menyampaikan soal digital organisasi pada UMKM. Sementara Dosen Prodi Doktor Manajemen UMY Dr Indah Fatmawati SE MSi berbicara tentang digital marketing. Masih ada lagi, Dr Leli Joko Suryono SH MHum, Wakil Direktur (Wadir) Akademik Fakultas Hukum UMY tentang kontrak dan legal drafting. Adapun Ketua DPC Iwapi Bantul Erwin Yuniati SH MM mengisi tentang motivasi dan problemantika UMKM di Bantul.

Mewakili UMY, Dr Ika Nurul mengemukakan, soal kemajuan teknologi informasi di era globalisasi saat ini dan apa saja yang wajib diketahui pelaku UMKM agar bisa memanfaatkan digital.

“Sebenarnya, digitalisasi itu merupakan unggulannya  marketing. Digitalisasi juga merupakan faktor pendorong penting dalam marketing, sehingga anggota Iwapi dan pelaku UMKM diupayakan mampu memasarkan produk melalui pemanfaatan digital marketing,” tegas Dr Ika Nurul.

Dr Ika Nurul melanjutkan, di era globalisasi dan masa pandemi Covid-19 ini, anggota Iwapi dan pelaku UMKM  seharusnya mempraktikkan soal penggunaan  digitalisasi. Mereka sudah wajib melek digitalisasi.

Pelatihan dan pendampingan bagi anggota Iwapi Bantul termasuk para pelaku UMKM tesebut diharapkan mampu meningkatkan perekonomian bagi pengusaha yang terdampak Covid-19.

Ketua DPC Iwapi Bantul Erwin Yuniati SH MM memaparkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan tersebut akan diteruskan pada pelaku UMKM di Bantul yang sekarang sudah ribuan dan baru berusaha bangkit dari keterpurukan, karena dampak pandemi Covid-19.(****)

Leave a Reply

Your email address will not be published.