Universitas Widya Mataram Kolaborasi dengan Universitas Tunas Pembangunan Adakan Webina

YOGYAKARTA – Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta dan Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta menyelenggarakan webinar dengan topik “Refleksi Dua Tahun Pandemi Dalam Perspektif Ketahanan Pangan dan Kebugaran Jasmani.” Acara tersebut dilaksanakan secara daring dari dua kampus tersebut, Selasa (29/03/2022).

Pembukaan acara dilakukan Rektor UTP Prof. Tresna Priyana Soemardi, M.S. Sementara penutupan acara dilaksanakan Rektor UWM Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. webinar ini menindaklajuti kesepakatan kerja sama yang ditandatangani kedua belah pihak, pada Februari 2022.

Nara sumber webinar adalah Prof Edy Suandi Hamid yang menyampaikan Refleksi Dua Tahun Pandami Dalam Perspektif Ekonomi. Kemudian, Wakil Rektor III UWM Puji Qomariyah, S.Sos, M.Si, yang membahas pandemi dari segi politik pangan dan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UTP Dr. Joko Sulistyono, M.Pd.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Tresna Priyana Soemardi menyatakan, topik refleksi dua tahun pandemi sangat menarik untuk dibahas. Alasannya, ketahanan pangan merupakan tantangan suatu bangsa dalam mewujudkan ketersediaan pangan.

“Ketika pangan tersedia, ada persoalan yang perlu dipenuhi negara dan pasar tentang kemampuan seseorang untuk mengakses pangan yang tersedia agar mereka mendapatkan apa yang dibutuhkan sehingga situasinya bisa dikaegorikan cukup tersedia makan, minum dan nutrisinya,” tegas Prof. Tresna.

Masalah ketahanan pangan berkaian dengan kesehatan fisik atau kebugaran jasmani. Indikasi seseorang bugar  seperti tidak mudah mengantuk, perilakunya energik, responsif, adaptif, dan cerdas.

“Ketika ketersediaan pangan bisa diakses setiap warga, kebugaran fisik terjaga, kita berharap warga menjadi produktif dan efisien dalam bekerja dan mengkonsumsi bahan makanan,” katanya.

Sementara, Prof Edy Suandi menyatakan, kolaborasi webinar tersebut menjadi bagian pelaksanaan kesepahaman UWM dan UPT untuk bekerja sama. Webinar bagian dari implementasinya  kerjasama bidang seminar.

Rektor UWM juga mengajak rektor UTP dan jajarannya melanjutkan kegiatan kolaborasi lainnya, tidak selalu kerja sama kegiatan ilmiah. Karena UTP memiliki program studi olahraga, civitas akademika dua perguruan tinggi ini bisa bertemu untuk membangun kebugaran dengan olah raga bersama.

“Kita melaksanakan kolaborasi olah raga seperti tenis dan tenis meja atau olah raga lainnya usai Lebaran 1443 H/2022,” ajak Prof Edy Suandi.(****)

Leave a Reply

Your email address will not be published.