DBS Vickers Indonesia Kawal IPO Sumber Tani Agung Resources, Tawarkan Sebanyak 877 Juta Saham

JAKARTA – DBS Vickers Sekuritas Indonesia berperan sebagai joint lead underwriter saat PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) melakukan penawaran umum perdana saham alias initial Public Offering (IPO) dengan mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia. DBS Vivkers Sekuritas Indonesia sendiri merupakan entitas yang bertanggung jawab untuk kegiatan perdagangan dan penjaminan saham dari Grup DBS di Indonesia.

Adapun jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 877.072.000 saham. Jumlah tersebut berarti mewakili 8,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO, yang ditawarkan dengan harga penawaran sebesar Rp 600 per saham. Dari hasil penawaran umum, perseroan memperoleh respons positif dari investor hingga terjadi kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak 18,56 kali dari porsi penjatahan terpusat atau pooling.

Guna memenuhi ketentuan penyesuaian alokasi penjatahan terpusat, perseroan menerbitkan saham tambahan, sehingga jumlah keseluruhan saham yang dilepas sebanyak 903.372.600 saham dengan jumlah dana yang diperoleh sebesar Rp 542 miliar. Dalam proses IPO tersebut, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia berperan sebagai joint lead underwriter bersama sama PT CIMB Niaga Sekuritas yang aktif membantu dari sisi persiapan dokumen pemasaran, melakukan registrasi ke regulator, dan mendampingi proses secara menyeluruh.

“Sustainable finance membuat industri perbankan memainkan peran kunci dalam menggalakkan dan ikut berpartisipasi menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan,” kata Presiden Direktur PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia Ray Aditya Laksana, Rabu (13/04/2022).

Ray menambahkan, sebagai bank yang memiliki tujuan positif atau purpose-driven bank, Grup DBS memiliki tiga prinsip keberlanjutan. Yakni, Responsible banking, Responsible Business Practice, dan Impact Beyond Banking. Hal tersebut sejalan dengan visi Grup DBS untuk mencapai emisi nol bersih pada 2050.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah yang diambil STAA dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dalam sistem operasionalnya. Kami senang bisa memberikan dukungan kepada STAA selama proses IPO ini dengan berbagai solusi perbankan kami. Kerja sama ini merupakan cerminan kepercayaan nasabah korporasi dalam mengelola dana dan rencana bisnis mereka,” imbuh Ray.

Sebelumnya, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia juga mendampingi sejumlah emiten dalam proses IPO. Di antaranya, PT Medikaloka Hermina Tbk (2018), PT Integra Indocabinet Tbk (2017), dan PT Aneka Gas Industri Tbk (2016). Ke depan, PT DBS Vickers Sekuritas berharap bisa lebih banyak berkolaborasi dengan berbagai industri berbasis ESG yang berencana melantai di bursa alias IPO.

Rencananya, STAA akan menggunakan dana IPO untuk membangun fasilitas industri hilir oleh anak perusahaan PT Sumber Tani Agung Oils & Fats (STAOF) yang berlokasi di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kotamadya Dumai, Provinsi Riau. Perusahaan ini memiliki lahan seluas kurang lebih 42.698 hektar.

Selanjutnya, dana IPO nanti akan digunakan untuk belanja modal, di mana sekitar 56% akan digunakan untuk pembangunan refinery dengan kapasitas 2.000 MT CPO per hari dan membutuhkan waktu 22 bulan. Diperkirakan, pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada Oktober 2023.

Kemudian, sekitar 22% digunakan untuk pembangunan fasilitas dermaga yang membutuhkan waktu 22 bulan. Diperkirakan target penyelesaian pada Oktober 2023. Sedangkan sekitar 22% akan digunakan untuk tangki timbun dengan kapasitas 35.000 MT dan membutuhkan waktu 22 bulan, yang diperkirakan target penyelesaian pada Oktober 2023.

“Saat ini, STAA memiliki 13 lahan perkebunan kelapa sawit dan 9 pabrik pengolahan minyak kelapa sawit yang berlokasi di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Seiring dengan strategi perluasan bisnis, kami perlu mendirikan beberapa fasilitas baru untuk menunjang operasional kami. IPO ini merupakan tonggak sejarah bagi STAA dan kami berharap mendapatkan hasil yang terbaik. Kami senang bermitra dengan PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia yang membantu dan mendampingi selama proses ini,” kata Direktur Utama PT Sumber Tani Agung Resources Tbk Mosfly Ang. (****)

Leave a Reply

Your email address will not be published.