Berkat Film KKN di Desa Penari, Kinerja MD Pictures Semakin Moncer

JAKARTA – Pada tanggal 30 April 2022 lalu, PT MD Pictures Tbk merilis film terbaru berjudul ‘KKN di Desa Penari’. Hanya dalam waktu tiga minggu, film tersebut meraih lebih dari 8 juta penonton. Hasil tersebut, menjadikan film yang disutradarai Awi Suryadi sebagai film Indonesia terlaris.

Berkat film tersebut, kinerja perusahaan berkode saham FILM ini semakin moncer. Sebelumnya, sepanjang 2021, perseroan juga mencatatkan kinerja positif. MD Picture membukukan laba bersih pada akhir tahun 2021 sebesar Rp 30,14 miliar.

Penjualan juga mengalami pertumbuhan tajam hingga mencapai Rp 255 miliar atau meningkat 108,43% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 122,36 miliar.

Di sisi lain, sejalan dengan pertumbuhan segmen digital yang pesat turut mendorong meningkatnya total pendapatan MD Pictures sebesar 85,73% diperoleh dari segmen platform digital.

Komisaris MD Pictures Manoj Punjabi mengaku optimistis pada tahun 2022, MD Pictures akan semakin produktif pasca pandemic, sehingga bisa memanjakan masyarakat menikmati karya-karya seni perfilman yang berkualitas.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas sambutan yang luar biasa terhadap film terbaru KKN di Desa Penari yang tembus mencapai delapan juta penonton,” kata Manoj Punjabi, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Luar Biasa (RUPSLB) di Gedung MD Place, Jakarta, beberapa waktu lalu (25/5/2022).

Ia meneruskan, dalam RUPSLB juga menyetujui rencana penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. RUPSLB menyetujui agenda rights issue, di mana MD Pictures akan menerbitkan maksimal sebanyak 1.902.243.400 saham dengan nilai nominal Rp 100 (seratus rupiah) per saham atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh saat ini. 

”Dana hasil pelaksanaan rights issue akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan kegiatan usaha Perseroan,” imbuhnya.(****)

Leave a Reply

Your email address will not be published.