Noe Letto Menyapa Mahasiswa Baru Universitas Widya Mataram Yogyakarta

YOGYAKARTA – Mahasiswa baru tahun akademik 2022-2023 Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta mengikuti kuliah umum (stadium general) di Kampus Terpadu Jalan Tata Bumi Selatan,Banyuraden, Gamping, Sleman, Senin (5/9/2022). Kuliah umum itu berlangsung sehari dan dilanjutkan dengan orientasi mahasiswa baru (Osmaba). Tahun ini, Osmaba menghadirkan artis dan budayawan Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto.

Pada kuliah umum tersebut, dihadirkan pembicara Guru Besar UIN Sunan Kalijga Prof. Dr. M.Amin Abdullah, yang membahas masalah Interelasi Agama, Ilmu, dan Budaya, Upaya Meneguhkan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara.

Acara didahului penyerahan mahasiswa baru dari Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru sekaligus Wakil Rektor III UWM Yogyakarta Puji Qomariyah, S.Sos,M.Si kepada Rektor UWM Yogyakarta Prof. Dr.Edy Suandi Hamid, M.Ec. Kemudian rektor menyematkan jas almamater kepada dua perwakilan mahasiswa.

Puji Qomariyah menyatakan, kuliah umum menjadi pembuka acara yang berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru yang selesai heregestrasi dan menunaikan kewajiban administrasi.

Para mahasiswa baru tersebut terdiri dari mahasiswa regular yang kuliah dengan biaya sendiri, mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka, dan beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK).

Usai mengikuti kuliah umum selama setengah hari, para mahasiswa UWM akan menjalani orientasi mahasiswa baru (Osmaba), yang berlangsung dua hari, Selasa-Rabu (6-7 September 2022).

Osmaba dikelola panitia universitas dan panitia dari mahasiswa perwakilan unit kegiatan  mahasiswa (UKM) dan badan eksekutif mahasiswa (BEM) universitas dan fakultas. Tahun ini, Osmaba tidak hanya berisi permainan edukatif dari para mahasiswa. Panitia mengundang Sabrang Mowo Damar Panuluh atau lebih dikenal sebagai Noe Letto, yang menyampaikan orasi di depan para mahasiswa. Topik orasinya, “Membangun Karakter Bangsa dengan Pemahaman Nilai-nilai Budaya Lokal.”

Putra budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun) yang dikenal sebagai penyanyi solo bersama grup band Letto dan belakangan lebih menekuni kajian dan pendalaman kebudayaan. Beberapa lagu yang popular di masyarakat seperti Ruang Rindu, Sebenarnya Cinta, Sandaran Hati, Sebelum Cahaya, dan lainnya.(****)

Leave a Reply

Your email address will not be published.