Warning: ftp_nlist() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 438

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_nlist() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 438

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_nlist() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 438

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_nlist() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 438

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_mkdir() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 580

Warning: ftp_nlist() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 438

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar Minta Mahasiswa Pulang dan Bangun Desanya

JAWA TIMUR– Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengajak para mahasiswa Indonesia mengabdi di desanya masing-masing. Menurutnya, desa merupakan masa depan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Gus Halim, panggilan akrab Abdul Halim Iskandar, saat memberikan orasi ilmiah dalam wisuda Universitas Yudharta, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (07/11/ 2021). Di hadapan 496 wisudawan dan wisudawati Universitas Yudharta Pasuruan , keberadaan mereka  untuk terlibat dalam percepatan pembangunan desa-desa di Indonesia sangat diharapkan.

“Banyak potensi yang sudah siap di desa yang ketika dikelola oleh kader-kader potensial semacam adik-adik ini akan terjadi percepatan pembangunan yang luar biasa,” tegas Gus Halim.

Ia melanjutkan, dari pengalamannya berkeliling hampir seluruh provinsi di Indonesia, ia menemukan fakta desa yang sangat maju memiliki dua hal. Yakni,  kepala desanya masih muda atau berpendidikan tinggi. Bahkan, ada yang bergelar doktor.

“Dan betul-betul memberikan kontribusi yang sangat besar bagi pembangunan desa,” tegas mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Karena itu, Gus Halim mengajak pada wisudawan dan wisudawati agar tidak silau dengan kehidupan kota. Saat ini, lahan pengabdian di desa sudah sangat luar biasa. Lebih-lebih, anggaran dana desa yang dikucurkan ke desa dari APBN sebesar Rp72 triliun. Bahkan total dana yang tersalur ke desa se-Indonesia mencapai angka Rp200 triliun dengan segala varian sumbernya. “Ini artinya membutuhkan penanganan yang serius,” tegasnya.

Kalau kemudian dana yang bergulir di desa tidak ditangani sumber daya manusia (SDM) yang profesional, lanjut Gus Halim, tentu yang paling dirugikan adalah warga masyarakat desa. Jadi, semua itu merupakan tanggung jawab yang cukup berat. “Saya yakin sangat bisa dikelola dengan SDM yang tepat,” katanya.(****)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *