Warning: ftp_nlist() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 438

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_nlist() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 438

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_nlist() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 438

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_nlist() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 438

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_mkdir() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 580

Warning: ftp_nlist() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 438

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Warning: ftp_pwd() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/u8936237/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 230

Penyempurnaan Aturan Lama, AAJI Sambut Baik SEOJK PAYDI

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menerbitkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/SEOJK.05/2022 tentang Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (SEOJK PAYDI). Atas terbitnya SEOJK tersebut, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengapresiasi terbitnya regulasi baru tersebut. Lahirnya SEOJK tersebut sekaligus penyempurnaan dari aturan lama yang sudah berusia 15 tahun.

Sejalan dengan regulasi tersebut, AAJI dan anggotanya berkomitmen mengedepankan upaya perlindungan konsumen dan edukasi mekanisme penyelesaian sengketa. Bagi AAJI, kehadiran SEOJK PAYDI sebagai upaya regulator memberikan pemahaman yang lebih baik pada masyarakat mengenai manfaat produk asuransi jiwa Unit Link.

“Produk asuransi jiwa Unit Link di Indonesia sudah ada kira-kira sejak tahun 1998. Artinya, sudah lebih dari 20 tahun. Demikian juga dengan regulasi yang mengatur produk asuransi jiwa Unit Link sudah ada sejak lama. Seiring perkembangan zaman, SEOJK ini hadir menyempurnakan regulasi sebelumnya untuk semakin melindungi Nasabah, melalui praktik pemasaran produk asuransi dan pengelolaan aset yang lebih efektif dan transparan. Sehingga, masyarakat bisa memiliki tingkat ekspektasi yang tepat, dan merasakan manfaat nyata dari produk ini. Harapannya dengan aturan baru ini, industri asuransi jiwa akan semakin bertumbuh dan dapat memberikan jawaban / solusi yang tepat atas kebutuhan proteksi dan perencanaan keuangan masyarakat Indonesia,” kata Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon, Kamis (31/03/2022).

Lebih lanjut, AAJI juga menekankan upaya edukasi masyarakat terkait tata cara penyelesaian sengketa jika terjadi perselisihan sesuai ketentuan yang tertulis di polis. AAJI menyarankan semua pihak untuk mengedepankan upaya bermusyawarah dan menemukan solusi yang tepat sesuai ketentuan polis setiap nasabah, sebagai upaya internal dispute resolution dalam mengatasi perselisihan terkait produk asuransi jiwa. Namun, bila masih terdapat pihak yang belum puas dengan solusi yang ditawarkan, AAJI mendukung upaya penyelesaian keluhan tersebut, melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK) sebagai salah satu opsi yang bisa memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang bersengketa.

Ditambahkan Budi, AAJI mendukung perusahaan-perusahaan anggota dan mengimbau masyarakat untuk mengupayakan tercapainya penyelesaian keluhan Unit Link melalui LAPS SJK, sebagai lembaga penyelesaian sengketa sektor jasa keuangan yang independen dan obyektif. Penyelesaian melalui LAPS SJK tersebut merupakan cara yang tepat dan sesuai Peraturan OJK. Selain itu, juga dapat memberikan kepastian hukum bagi para pihak yang bersengketa.

“Negara kita adalah negara hukum, sehingga segala permasalahan yang belum menemukan jalan keluarnya, sebaiknya diselesaikan secara hukum. Harapannya, agar terbentuk industri keuangan yang teratur dan iklim berusaha yang kondusif. Ini juga meningkatkan nilai ease of doing business Indonesia,” papar Budi.

Jalur terakhir yang bisa ditempuh nasabah sesuai dengan hukum yang berlaku adalah membawanya ke dalam ruang lingkup hukum perdata yang merupakan kewenangan Pengadilan untuk mendapatkan keputusan yang berkekuatan hukum tetap dan mengikat para pihak. AAJI berharap, regulasi SEOJK PAYDI bisa mengurangi potensi terjadi perselisihan produk asuransi jiwa Unit Link.

“AAJI melihat SEOJK PAYDI akan mendorong perkembangan industri asuransi jiwa, khususnya produk asuransi jiwa Unit Link. Hanya, bila perselisihan tetap terjadi, AAJI mendorong nasabah mendahulukan internal dispute resolution sebagai langkah awal,” saran Budi.(****)

2 thoughts on “Penyempurnaan Aturan Lama, AAJI Sambut Baik SEOJK PAYDI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *